Kota Binjai sudah lama dikenal sebagai kota penghasil buah rambutan terbaik di Indonesia. Namun, di tahun 2026, Binjai tidak lagi hanya menjual komoditas buahnya, melainkan menjual pengalaman olahraga yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Ajang bertajuk Lari Maraton Kebun Rambutan telah bertransformasi menjadi salah satu agenda sport tourism paling bergengsi di Sumatera Utara. Jika biasanya maraton dilakukan di jalan raya yang gersang dan penuh polusi, Binjai menawarkan rute yang membelah rimbunnya perkebunan, memberikan suasana sejuk dan pemandangan hijau yang menyegarkan mata para peserta dari berbagai penjuru daerah.
Konsep acara ini dianggap sebagai sebuah Sensasi Olahraga Unik karena memadukan ketahanan fisik dengan agrowisata. Peserta tidak hanya dituntut untuk memiliki nafas yang panjang, tetapi juga diajak untuk menikmati estetika pedesaan yang asri. Sepanjang rute maraton, para pelari akan melintasi lorong-lorong alami yang terbentuk dari dahan pohon rambutan yang saling bertaut. Bau tanah yang segar dan kicauan burung di pagi hari menjadi penyemangat alami yang efektif menurunkan tingkat stres. Tidak jarang, penyelenggara menyediakan pos hidrasi yang tidak hanya menyajikan air mineral, tetapi juga buah rambutan segar yang baru dipetik sebagai sumber energi alami bagi para pelari.
Penyelenggaraan ajang ini di Kota Binjai memberikan dampak ekonomi yang sangat signifikan bagi masyarakat lokal. Rumah-rumah penduduk di sekitar perkebunan disulap menjadi homestay dadakan bagi para pelari yang datang dari luar kota. Binjai berhasil membuktikan bahwa dengan kreativitas, aset pertanian dapat dikonversi menjadi aset wisata olahraga yang memiliki nilai jual tinggi. Festival ini juga dimeriahkan dengan pameran produk turunan rambutan, mulai dari selai hingga sirup, yang semuanya dikelola oleh UMKM setempat. Hal ini menjadikan maraton tersebut bukan sekadar kegiatan lari, melainkan sebuah pesta rakyat yang meriah dan edukatif.
Para peserta yang mengikuti Lari Maraton ini terdiri dari berbagai kategori, mulai dari kategori profesional hingga kategori keluarga. Lintasan yang disediakan telah dirancang sedemikian rupa agar tetap aman namun tetap menantang, dengan beberapa tanjakan landai dan jalur setapak yang membutuhkan fokus tinggi. Keamanan peserta menjadi prioritas utama, di mana tim medis ditempatkan di setiap titik krusial di dalam area perkebunan. Dengan dukungan teknologi pelacakan waktu yang canggih, setiap pelari dapat memantau performa mereka secara akurat sembari menikmati semilir angin di bawah naungan pohon-pohon rambutan yang ikonik.