Ancaman Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Binjai memasuki masa Waspada DBD seiring dengan peningkatan kasus yang dilaporkan. Merespons situasi ini, BAPOMI Binjai meluncurkan inisiatif masif untuk memberantas sarang nyamuk, berfokus pada area padat huni yang memiliki risiko penularan tinggi.
Inisiatif tersebut diwujudkan dalam program Gerakan 3M Plus yang dilakukan secara serentak di berbagai lokasi. Area utama yang menjadi sasaran adalah Area Kos dan Asrama Mahasiswa, tempat berkumpulnya populasi muda yang seringkali kurang memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar.
Kegiatan 3M Plus ini meliputi Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat penampungan, dan Mendaur ulang barang bekas, ditambah dengan upaya preventif lainnya. Para relawan dari BAPOMI Binjai memimpin langsung aksi pembersihan ini, memberikan edukasi praktis.
Mahasiswa diajak untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga kebersihan kamar dan lingkungan asrama. Hal ini penting karena genangan air kecil di sekitar tempat tinggal sangat berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti pembawa virus DBD.
Tim kesehatan yang turut mendampingi memberikan penyuluhan mendalam mengenai gejala DBD dan pentingnya segera mencari pertolongan medis jika mengalami demam tinggi. Penyadaran dini adalah kunci dalam menekan angka fatalitas penyakit mematikan ini di kalangan mahasiswa.
Ketua BAPOMI Binjai menekankan pentingnya kesadaran kolektif untuk menjadikan Gerakan 3M Plus sebagai budaya hidup sehari-hari. Pencegahan DBD adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya di lingkungan kampus, tetapi juga di seluruh kawasan pemukiman.
Dampak positif dari kegiatan ini terasa langsung, dengan dibersihkannya puluhan lokasi penampungan air dan pemberian larvasida. Fokus terhadap Area Kos dan Asrama Mahasiswa menjamin lingkungan yang sehat bagi ribuan pelajar yang menuntut ilmu di kota Binjai.
Langkah proaktif BAPOMI Binjai ini adalah contoh nyata bagaimana organisasi mahasiswa dapat berkontribusi signifikan dalam upaya kesehatan masyarakat. Mereka membuktikan bahwa aksi pencegahan lebih efektif dan efisien daripada pengobatan kuratif.
Kampanye Waspada DBD ini akan terus berlanjut dan diperluas ke area pemukiman padat lainnya. BAPOMI Binjai berkomitmen untuk menjadikan Binjai kota yang bebas dari ancaman demam berdarah melalui partisipasi aktif seluruh elemen kampus.